Membuat Cache Partition dan Swap Partition pada Android

16 01 2015

PERHATIAN :
Cara ini Saya terapkan di Smartphone lain, seperti Evercoss A28A. Harusnya, cara ini bekerja dengan baik karena metodenya hampir sama.
Cara ini bisa memperpendek umur SD Card, tapi selama ini Saya pakai SD Card masih aman-aman saja. Jadi, tergantung dari Anda jika ingin mencoba.
———————————————–
Cache Partition
Ok, Saya sekarang pakai Samsung Galaxy Ace 3 dengan Sistem Operasi CM11, 16GB SD Card dan 2GB Internal Storage. Di CM11 (4.4.4) yang Saya pakai, tidak ada yang namanya “Move to SD” seperti waktu masih pakai JB 4.2.2. Dengan 2GB Internal Storage, rasanya masih kurang untuk Saya yang sering pasang aplikasi dan games yang banyak. Jadi untuk mengakalinya, Saya menggunakan Partisi Cache.
Kalau Internal Storage sudah penuh, sejatinya kita tidak bisa menambah lagi aplikasi yang lain. Nah, itulah kenapa dibutuhkan Cahce Partitionuntuk memindahkan sebagian aplikasi tersebut. 😀
———————————————–
Swap Partition
Pada dasarnya, Android menggunakan kernel Linux. Di Linux ada juga yang namanya Swap. Karena sebagian Smartphone dibekali dengan RAM 512MB, maka untuk mengurangi kinerja RAM dibutuhkan Swap.Swap RAM dibagi atas dua yaitu swap file dan swap partition
Jika kinerja RAM semakin berat, maka sistem menggunakan sebagian dari Swap. Kalau yang RAMnya 1 GB tidak terlalu menjadi masalah, namun akan jadi masalah ketika kapasitas RAM sedikit dengan jumlah multitasking lebih banyak. Akibatnya, Android menjadi not responding, sering mati sendiri dan lain-lain.
———————————————–
Bahan Percobaan
– Samsung Galaxy Ace 3 (GT-S7270)
– Android KitKat 4.4.4 (CyanogenMod11)
– Internal Storage 2GB
– SD Card 16GB Class 4 San Disc ->14GB terbaca (??)
Target
– Internal Storage 2GB
– SD Card 10GB
– Cache Partition 3,8GB
– Swap Partition 243MB
Caranya
PERHATIAN!
Saya merekomendasikan untuk membuat partisi lewat CWM. Sejak Saya membuat partisi lewat Mini Tool Partition Wizard, SD Card jadi tidak bisa terbaca di KitKat. Sebelumnya, Saya berhasil membuat partisi dengan Mini Tool Partition Wizard di SD Card 4GB tapi sewaktu masih menggunakan Evercoss A28A JB 4.2.2.
Saya tidak bertanggungjawab apabila ada data penting di SD Card atau di Internal Storage yang terhapus permanen. Dan Saya tidak bertanggungjawab atas kerusakan yang terjadi, apapun itu bentuknya. Gunakan metode ini atas kesadaran Anda sendiri.
Sebelumnya Saya menggunakan CWM Recovery v6.0.5.1. Berhubung tidak ada menu partition sdcard, jadi Saya ganti kembali ke CWM Recovery v6.0.3.1. Dan selalu backup, terutama SD Card karena akan dipartisi.
Tahap 1. Membuat Partisi
  1. Boot ke CWM
  2. Advanced
  3. Partition SDCard
  4. Ext Size -> pilih jumlah partisi kedua yang akan digunakan menjadi partisi Cache (4096M = 4GB)
  5. Swap Size -> jumlah partisi Swap.
  6. Tunggu hingga proses pembuatan partisi selesai
  7. Kemudian Reboot
Tahap 2. Memasang aplikasi pendukung
  1. Buka Play Store
  2. Download Disk Info
  3. Download Link2SD
  4. Download Swapper 2
  5. Download BusyBox (opsional)
Tahap 3. Manajemen Cache
/data/app/ artinya aplikasi yang terinstall di internal storage, bisa dipindahkan atau dilink ke SD Card.
/system/app artinya aplikasi yang tertanam di system, jangan pindahkan aplikasi ini.
  1. Buka Link2SD
  2. Jika ada muncul pemberitahuan, pilih Ext3
  3. Jika diminta install script, pilih YES atau OK
  4. Kemudian reboot
  5. Buka kembali Link2SD
  6. Pindahkan aplikasi yang diinginkan, contoh 8 Ball Pool.
  7. Pindah ke SD Card
  8. Ok
  9. Jika tidak berhasil, pilih Membuat Link
  10. Pilih link-kan aplikasi, link-kan dalvik-cache, link-kan library, link internal data (Versi Pro, silahkan Patch dgn Lucky Patcher) dan Pilih Ok
  11. Aplikasi sudah ter-link dan dipindahkan ke SD Card
  12. Selesai
Silahkan pindahkan aplikasi yang dirasa memakan banyak ruang di Internal Storage.
Tahap 4. Melihat partisi SD Card
  1. Jalankan Disk Info
  2. Settings
  3. Cek list Expert mode
  4. Cek list Unmounted partitions
  5. Back
  6. Lihat di bagian SD CARD, harusnya ada 3 partisi SD card, External SD dan mmcblk1p3 (Swap Partition).
Hafal blok dari Swap Partition, seperti contoh diatas yaitu mmcblk1p3.
Tahap 5. Mengaktifkan Swap Partition
  1. Jalankan Swapper2
  2. Settings -> Swappiness, pilih 100
  3. Advanced preferences
  4. Cek list Use swap partition
  5. Swap partition
  6. /dev/block/mmcblk1p3
  7. Ok
  8. Back
  9. Pilih On
Jika diminta untuk download busy box, silahkan jalankan aplikasi BusyBox yang sudah di download lewat Play Store dan install busyboxnya. Kemudian ulang lagi langkah tahap 5.
Untuk melihat apakah partisi swap sudah aktif dan jalan, silahkan pilih bagian info atau buka aplikasi Disk Info.
Semoga Anda mengerti.
Iklan

Aksi

Information

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: